
Puzzle dengan aneka ragam warna, komunitas ini terbentuk dari berbagai ragam manusia dengan beraneka ragam latar belakang.
Titik air sebagai unsur penyatu, representasi dari unsur alam untuk mensucikan, membersihkan kesegaran, secara fitrah elemen dasar pembentuk manusia.
Kepingan Puzzle yang belum terpasang, representasi dari :
Komunitas ini yang selalu tidak pernh merasa selesai untuk "membaca", tidak pernah merasa sempurna.
Selalu terbuka terhadap siapapun yang hendak urun, menambah, melengkapi ilmu, tidak membuat sebuah inklusifitas.
Manusia, yang harus selalu bertafakur, berzikir, bermeditasi, berfikir, mengingat akan Dzat yang menciptakannya melalui tanda-tanda yang terjadi dalam hidupnya.
Puzzle sebagai bentuk dasar, representasi kepingan-kepingan kisah manusia.
Sekeping puzzle bisa hanya dimaknai sebagai potongan kayu atau pecahan kaca, kecuali ia dipertautkan dengan puzle-puzzle yang lain, akan semakin jelas terlihat bentuk yang akan digambarkan dalam puzzle tersebut, puzzle akan lebih bermakna bila ia telah tersusun dari kepingan-kepingan yang membentuknya.
Manusia, terkadang ia memerlukan untuk melihat, membaca dan membandingkan fenomena-fenomena yang ada di sekitarnya untuk menyikapi permasalahan yang dihadapinya, memperluas cara pandang, tidak hanya terpaku pada satu sudut, tetapi lebih secara holistik. Manusia memerlukan manusia-manusia lain dalam hidupnya, saling melengkapi.